8 Types of Introverts – Part 2 ISTJ

Hi peeps, back again in introvert type series part 2 yaitu ISTJ.

I-S-T-J (Introvert-Sensors-Thinkers-Judgers)

Secara garis besar seseorang yang termasuk dalam ISTJ atau disebut juga Logistician adalah orang yang :

  • memiliki dedikasi tinggi terhadap tugas yang diembannya.
  • menegakkan tradisi dan peraturan yang ada baik di keluarga maupun masyarakat.
  • bertanggung jawab akan tindakan yang mereka lakukan.
  • selalu akurat dan sabar dalam menyelesaikan tugas-tugas yang ada.
  • suka menganalisis, memeriksa fakta dan mengambil urutan tindakan yang praktis.

KELEBIHAN ISTJ

  • jujur dan apa adanya, selalu tulus dalam segala perbuatannya.
  • memiliki kemauan keras dan bertanggung jawab sehingga rela bekerja ekstra demi mencapai apa yang diinginkan maupun yang ia janjikan ke orang lain.
  • bersikap tenang dan praktikal dalam mengerjakan segala sesuatu termasuk saat dia ada di bawah tekanan (ex : deadline).
  • suka membuat dan menegakkan ketertiban : para logistician ini sangat menjunjung tata tertib sehingga mereka tidak akan memberikan toleransi bagi orang yang tidak mematuhi tata tertib yang ada.

KEKURANGAN ISTJ

  • keras kepala : kebanyakan para logistician akan menolak ide maupun pendapat yang sekiranya dengan mereka karena beranggapan bahwa mereka bekerja berdasarkan fakta-fakta yang ada. Namun terkadang siapapun bisa melupakan beberapa detail yang ada, termasuk para logistician ini.
  • tidak peka : walaupun sebenarnya tidak bermaksud kasar, namun kadang perkataan dari mereka dapat menyakiti orang-orang yang memiliki perasaan halus/sensitif.
  • selalu bekerja berdasarkan aturan yang ada dan susah menerima gagasan baru walaupun efek yang ditimbulkan tidak begitu besar.

HUBUNGAN PERCINTAAN ISTJ

  • kencan buta atau pertemuan spontan di kafe bukanlah tipe permulaan hubungan bagi para logistician karena mereka tidak menyukai resiko dan sesuatu yang tidak bisa ditebak dari random dating tadi.
  • para logistician akan memilih memulai sebuah hubungan dengan orang di sekitar yang sudah mereka kenal, tentunya dapat mengurangi resiko yang akan diterimanya.
  • mereka mencari kesesuaian dan kesamaan kepuasan untuk jangka pendek dan panjang.
  • bila sudah berkomitmen, mereka akan memegang teguh janji yang pernah dibuat.
  • tantangan terbesar menjalin hubungan dengan ISTJ adalah mereka lebih mudah “terjebak” dalam argumen mereka sendiri yang berlandaskan fakta yang ada. ISTJ akan susah memahami bahwa pasangan mereka juga memiliki pendapat yang lain.

Mengapa Saya Pergi

Bila ingin dihitung secara detail, saya sudah 9 bulan 23 hari 9 jam 7 menit “menganggur” alias berhenti dari pekerjaan kantor yang sudah 3 tahun kurang 2 hari saya geluti. Mungkin ada beberapa orang yang bertanya-tanya selama ini lalu saya mengerjakan apa di rumah. Kalau belum punya anak mengapa harus hengkang dari kantor? Toh pekerjaannya tidak susah-susah amat, walau kadang menyita pikiran dan tenaga tapi seharusnya masih bisa saya jalani dan yang terpenting dapat uang tiap bulan dengan jumlah tidak sedikit pula. Istilah kerennya kita hidup sudah ada jaminan finansial, karena tiap bulan mendapat gaji, terlepas bila ada masalah tidak diduga (cth. PHK besar-besaran, kantor terkena musibah) yang untungnya sampai saya keluarpun semua masih baik-baik saja (dan saya doakan akan selalu baik-baik saja).

8 Type of Introverts – Part 1 ISFJ

Hi Peeps, I know, long time no see, eh?! Yup, I’ve been MIA for more than a month, mumgkin bisa dibilang aku sedikit merasa burns-out, unmotivated atau apalah itu. Weird yah, padahal artikel yang kutulis sebelum ini membahas bagaimana caranya agar bisa produktif, tapi apa daya I feel really empty (of ideas) lately. But, those time is OVER, I’m back now, and I hope stronger than before. Crossing my fingers!

Anyway, di artikel kali ini aku akan membahas lebih mendalam tentang tipe-tipe introvert yang ada. Bila di artikelku beberapa bulan lalu aku sempat membahas 4 tipe introvert https://sincerelysincera.home.blog/2019/03/05/types-of-introvert/, maka di artikel ini aku akan memberikan 8 tipe introvert yang ada menurut http://16personalities.com Namun karena penjabaran masing-masing tipe sangat detail, maka untuk artikel ini aku membaginya menjadi beberapa bagian, so make sure to stay tuned!

image from Pinterest

Sebelum aku menjelaskan 1 tipe introvert di artikel ini, buat kamu yang belum tahu kamu termasuk tipe yang mana, bisa ikuti kuis di http://16personalities.com. Kuisnya terdiri dari beberapa pertanyaan Yes, No, and Equal. Jadi silakan luangkan waktumu sekitar 15-20 menit untuk menjawab semua pertanyaannya ya.

I-S-F-J (Introvert-Sensors-Feelers-Judgers)

Secara garis besar seseorang yang termasuk dalam ISFJ atau disebut juga Defenders adalah orang yang :

  • sensitif dan memiliki kemampuan analisis yang handal
  • walaupun pada umumnya termasuk tipe konservatif, namun tidak menutup kemungkinan para defenders ini dapat menerima perubahan dan ide-ide baru.
  • perfectionist yang suka menunda-nunda pekerjaan, namun jangan khawatir karena mereka juga dapat diandalkan untuk menyelesaikan tugas tepat waktu.
  • tidak memerlukan pengakuan terhadap keberhasilan-keberhasilan yang dia capai (humble)
  • harus selalu diingatkan kapan berkata tidak dan stand-up untuk dirinya sendiri agar tetap percaya diri dan selalu bersemangat.

Introvert’s Pet Peeves

Happy Wednesday, peeps! Semoga di pertengahan minggu ini hari-hari kalian semua berlalu dengan baik, apalagi setelah minggu kemarin libur panjang. Langsung saja ya, untuk artikel kali ini aku akan membahas beberapa hal yang membuatku gak enak ati alias BETE. Sebenarnya banyak hal yang bisa membuat setiap orang itu jadi sebal dan badmood, tapi disini aku akan lebih memfokuskan ke hal-hal yang bisa membuat introvert menjadi badmood.

  • large crowds and noise

Introvert itu sering disebut sebagai makhluk penyendiri karena memang pada dasarnya mereka itu bisa dibilang “membenci” tempat yang ramai maupun sekumpulan orang banyak. Walaupun mungkin mereka termasuk social introvert yang bisa berada di kerumunan banyak orang, tapi tetap bila disuruh memilih pastinya lebih condong untuk sendirian. Selain tidak suka berada di kerumunan banyak orang, para introvert ini, contohnya aku, juga tidak menyukai tempat yang bising. Bukan hanya tempat ramai karena banyak orang berbicara, tapi juga misalnya suara kembang api, pawai dan lain sebagainya.

Trying to Be Productive as an Introvert

Halo peeps, happy Friday..weekend is just around the corner! Saatnya merencanakan akhir pekan dengan liburan singkat, atau bisa juga merencanakan kegiatan untuk seminggu kedepan.

Di artikel kali ini aku akan membagikan beberapa caraku untuk berusaha selalu produktif dalam menghabiskan hari-hariku, apalagi sekarang aku bekerja dari rumah. Jadi artikel kali ini khusus bagi kalian yang bekerja di rumah. Saat kita bekerja dari rumah kita memiliki kebebasan untuk menentukan jadwal kegiatan yang dilakukan, sisi positifnya jam kerja sangat fleksibel namun sisi negatifnya karena terlalu bebas kadang kita jadi terlalu bersantai. So let’s not make this happen!

  • Make To-Do List a week prior

Kadang kenyataan memang tidak sesuai dengan apa yang sudah kita rencanakan, tapi akan lebih baik sudah memiliki rencana daripada tidak sama sekali, right? Biasanya di hari Jumat/Sabtu aku sudah mulai nyicil membuat to-do list untuk minggu depan. Tidak perlu muluk-muluk, 1-2 tasks each day is enough so we can be more focus on actually finishing the tasks.

  • Dedicate one book for the “Scrap Book”

For me personally, I have 2 books that always in my desk. Buku yang pertama berisi to-do lists dan ide-ide yang berkaitan dengan pekerjaanku, sedangkan yang kedua spesial hanya berisi corat-coret yang kadang kulakukan saat brainstorming. Semacam proses kerjaku sebelum menuju final, dan setelah final biasanya aku memindahkan coretanku itu ke buku pertamaku.