Hi peeps! New Wednesday, new blog post. Setelah beberapa minggu lalu aku sedikit membahas tentang “kehidupan kelam” seorang introvert, kali ini aku akan membahas “kehidupan glamor” alias keuntungan sebagai seorang introvert. For disclaimer, semua list yang nanti aku sajikan ke kalian adalah based on my own experience. Jadi buat kalian para introvert disana yang membaca artikelku ini mungkin saja tidak mengalami apa yang aku rasakan maupun sebaliknya. Because different individual, different experience.
- I have loyal friends
As some of you may know, I always get a bad first impression toward new people. Banyak yang bilang aku memiliki “muka galak” saat pertama kali bertemu. Jadi secara tidak langsung itulah caraku untuk “memilah” teman. Bagi mereka yang memang ingin mengenalku lebih dalam pasti akan datang kembali dan bagi mereka yang hanya sekedar basa-basi biasanya akan menghilang dengan sendirinya. Oleh karena itu aku hanya memiliki sedikit teman yang semuanya adalah teman baik yang selalu ada disaat aku membutuhkan. Ada hal yang membuatku senang saat mereka berkata bahwa aku juga teman baik mereka karena selain pendengar yang baik, aku juga bisa menjadi pemberi nasihat yang baik. Well, that’s always make me blush.
- I can do my own self-recharge
Seperti pada beberapa artikelku sebelumnya, aku selalu mengatakan malam mingguku kebanyakan aku habiskan dirumah . Menghabiskan waktu dirumah adalah caraku untuk me-recharge energiku setelah seminggu bekerja. Aku tidak membutuhkan bersosialisasi dengan banyak orang untuk mengembalikanku ke kondisi semula seperti layaknya para ekstrovert, bahkan cukup kebalikannya. Bersantai sendirian di rumah.


