Urban Legends in Argentina

Good day, peeps! I’m officially trying to start blogging again. I hope this time I can do routine posts at least once a month. I’m not trying to set a high bar, so I’m crossing my fingers.

Kali ini aku akan membahas beberapa urban legend yang ada di negara Argentina. Well, why Argentine, you may ask?

Sebenarnya ini adalah post pertamaku dalam blog series yang rencananya akan aku buat, yaitu membahas urban legend yang ada di beberapa negara di dunia. Rencananya aku akan membahas secara urutan abjad dari A hingga Z. Nah untuk yang pertamaaku mengambil negara Argentina yang kebetulan berawalan dengan huruf A. Berikutnya aku akan mengambil dari negara yang berawalan B, berikutnya C dan seterusnya hingga Z. Semoga bisa terlaksana ya!

So, langsung aja kita bahas ada urban legend apa saja di negara Argentina ini

El Pombero

El Pombero adalah sejenis goblin asal Guaraní, dan sangat terkenal di provinsi Corrientes, Misiones, dan Chaco, menurut buku Colombres Supernatural Beings from Argentine Popular Culture.

Makhluk ini biasanya digambarkan sebagai pria tinggi, kurus, dan berbulu yang mengenakan topi jerami. Apa yang El Pombero lakukan? Jika dia menemukan anak-anak berburu burung saat waktu tidur siang, ia akan membawa mereka dan meninggalkan mereka jauh dari rumah dalam keadaan terluka atau bahkan sering kali meninggal. Di Chaco, orang-orang percaya bahwa ia menghisap darah anak-anak hingga mereka meninggal, lalu menggantung mereka di pohon.

Agar pombero tidak mengganggu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan yaitu :

  1. meninggalkan beberapa daun tembakau di luar rumah untuk dikunyahnya.
  2. Rokok atau bahkan uang juga merupakan pilihan yang bagus.
via misiones.tur.ar

Juli 2016, Octavio Leonel Da Silva,seorang anak berusia dua setengah tahun hilang di pedesaan Argentina di daerah yang dipenuhi semak belukar dan pegunungan. Dia pergi dari perkemahan: dia tertidur di dalam tenda dan tampaknya terbangun dan pergi mencari orang tuanya tanpa pengawasan. Dia akhirnya ditemukan dua hari kemudian, dua setengah kilometer jauhnya oleh kepolisian setempat: 100 polisi, anjing, pesawat nirawak, dan helikopter dikerahkan untuk mencari anak itu.

Orangtua Octavio yakin bahwa putra mereka telah diculik oleh El Pombero, sosok mimpi buruk dari tradisi Guarani. Setelah peristiwa itu, ayah Oktaviopun tak lupa untuk selalu meninggalkan rokok dan bir untuk El Pombero.

El Familiar

El familiar mirip dengan anjing neraka yang jahat, sekutu iblis. Bentuk El Familiar besar, hitam, dan memiliki mata yang mengerikan dan
menyala-nyala — mirip dengan anjing Hades, Cerberus, tetapi hanya memiliki satu kepala. Dikenal juga sebagai perro familiar, ia memakan
daging manusia.

El familiar sangat populer di Salta, Catamarca, dan sebagian besar Tucumán, tempat pabrik gula terpenting di Argentina berada.
Orang-orang percaya bahwa iblis sendiri yang memberikan binatang ini (El Familiar) kepada pemilik tanah, sebuah perjanjian yang disegel dengan darah dan ritual gelap. Sebagai imbalan atas kekayaan dan kemakmuran yang luar biasa, pemilik perkebunan akan mengorbankan seorang pekerja untuk El Familiar setiap tahun. Jadi semacam tumbal pesugihan ya di Indonesia?

Cerita berawal dari, Don Ernesto Gonzales, tuan tanah yang kaya raya namun terkenal kejam ingin memperluas kekayaannya yang sudah melimpah, mencari seorang penyihir gelap yang membantunya memanggil El Familiar. Monster itu, yang hanya setia kepada Don Ernesto, berkeliaran di tepi perkebunan, memastikan tidak seorang pun dapat mencuri atau merusak hasil panennya yang berharga.

via radionacional.com.ar

Nah suatu malam,seorang pegawai baru bernama Miguel begadang menyelesaikan pekerjaannya di perkebunan. Padahal teman-temannya sudah memperingatkan bahaya bila ada di perkebunan di malam hari. Tapi Miguel tidak percaya dan hanya menganggap cerita teman-temannya cuma takhayul.

Namun, malam itu, di tengah kegelapan tiba-tiba muncul seekor anjing besar dengan kedua mata yang merah menyala dan mulai mengejar Miguel. El Familiar menerjangnya, giginya terbuka dan matanya menyala-nyala.
Tepat saat binatang itu hendak menyerang, suara siulan keras memecah malam. Makhluk itu berhenti, berbalik, dan menyelinap kembali ke dalam bayangan. Miguel pingsan, gemetar, dan bersumpah untuk tidak pernah begadang lagi.

Lama kelamaan para pekerja tentu merasa ketakutan, akhirnya mereka merencanakan pemberontakan untuk menghancurkan El Familiar. Pemberontakan itu dipimpin oleh Miguel. Setelah perencanaan matang, di malam tanpa bulan mereka memancing El Familiar dengan daging domba.
Nah saat El Familiar datang, para pekerja mengepung dan mulai menyerangnya dengan senjata perak yang diyakini dapat melukai El Familiar.
Akhirnya setelah perkelahian sengit, Miguel berhasil menusuk jantung El Familiar dengan pisau peraknya dan saat itu juga El Familiar berubah menjadi abu.

Setelah kematian El Familiar, Don Ernesto langsung diusir dari perkebunan dan tidak pernah terlihat kembali. Perkebunan kemudian diambil alih oleh para pekerja yang menjamin perlakuan adil untuk bersama.

Walaupun El Familiar ini sudah musnah, kadang di malam-malam yang tenang di Tucumán, ketika angin berdesir melewati ladang tebu, beberapa orang mengatakan Anda masih dapat mendengar lolongan samar El Familiar yang bergema sebagai peringatan dari masa lalu.

Mitos El Familiar adalah kisah kuat yang menggabungkan kengerian, sejarah, dan moralitas. Kisah ini telah diwariskan turun-temurun,
memikat imajinasi, dan mencerminkan nilai-nilai serta perjuangan rakyat Argentina. Baik dilihat sebagai hantu penjaga kekayaan atau pengingat gelap keserakahan manusia, El Familiar tetap menjadi tokoh yang menarik dalam cerita rakyat Argentina yang kaya.

Penyihir & El Lobison

Para penyihir Argentina tinggal di provinsi-provinsi Barat Laut seperti Santiago del Estero, La Rioja, Catamarca, dan Salta. Pada Jumat malam, mereka terbang dengan sapu mereka ke salamanca, gua tempat tinggal Iblis — yang sering disebut Supay. Di sana, mereka melakukan ritual setan.

“Sebelum memasuki salamanca, mereka harus meludahi salib terbalik yang ditemukan di dekat pintu masuk,” kata Colombres. “Kemudian, mereka melakukan ‘misa gelap,’ yang merupakan pelanggaran terhadap semua hal yang baik.” Konon, banyak penyanyi dan musisi pergi ke salamanca untuk melakukan pengorbanan dan berurusan dengan Iblis agar sukses dalam industri seni. “Saat fajar menyingsing dan ayam jantan berkokok, para penyihir melarikan diri, karena mereka adalah musuh cahaya.”

via brightonandhoveroleplayers.blogspot.com

Di banyak provinsi, tradisi mengatakan bahwa anak perempuan ketujuh berturut-turut yang lahir dalam sebuah keluarga adalah seorang penyihir. Sebaliknya, anak laki-laki ketujuh berturut-turut dalam sebuah keluarga adalah lobisón, versi Argentina dari manusia serigala.

Nah karena mitos ini sangat terkenal di Argentina, di tahun 1974 pemerintah sampai membuat undang-undang yang intinya anak-anak “special” itu saat lahir wali mereka adalah harus seorang presiden.
Kenapa harus presiden? Karena untuk melindungi mereka, saking percayanya warga saat itu, tidak jarang anak tersebut dikucilkan atau bahkan dibunuh sebelum berubah menjadi makhluk jahat.
Berkat undang-undang ini, anak tersebut juga menerima bantuan ekonomi untuk menjamin pendidikan mereka.

Luz Mala

Luz Mala adalah mitos yang sangat terkenal di Argentina & Uruguay dan sudah ada sejak suku-suku asli masih tinggal di kedua Negara ini. Luz Mala dalam bahasa Indonesia berarti “cahaya jahat”. Bentuknya adalah seperti cahaya hantu yang menari-nari di tanah tandus. Kadang juga Luz Mala terlihat di daerah rawa-rawa. Legenda mengatakan bahwa cahaya tersebut adalah jiwa yang terkoyak dari bola langit, menangis kesakitan.
Cahaya tersebut diyakini memancarkan gas mematikan, hasil dari tulang-tulang yang membusuk. Menurut para gaucho (penduduk yang berprofesi sebagai penunggang kuda dan peternak tradisional di padang rumput Argentina), Luz Mala ini muncul pada musim terkering dalam setahun.

via magushat.itch.io

Mitosnya, mereka yang berani mengejar cahaya sering kali menemukan diri mereka tersesat, bingung, atau bahkan menemukan sisa-sisa korban sebelumnya yang mencoba mengikutinya.
Namun, ketika cahaya terang yang berkilauan muncul di kaki bukit, cahaya tersebut diyakini mengarah ke harta karun yang terkubur yang hanya dapat ditemukan oleh orang yang paling berani.

Sedangkan bila terlihat di daerah rawa, Luz Mala dikatakan sangat berbahaya, karena dipercaya bahwa di sanalah jiwa orang-orang yang tenggelam di air keruh terperangkap, dan mereka yang mengikuti cahaya tersebut mungkin akan tertarik ke rawa itu sendiri.

Well friends, itu tadi beberapa urban legend yang terkenal di negara Argentina. Semoga blogpost-ku kali ini bermanfaat ya!
Dan misalnya kalian ada request negara berikutnya yang akan aku bahas, silahkan komen!

Sincerely,

Sincera, another free-spirited introvert