It’s been two years since COVID-19 “attacked” our earth, it is also been two years since I leave my house (except when my father-in-law passed away last year, so we had to go to my hub’s hometown for several days). The world did change a lot, our environment, the people, our habits, and many more.
Banyak sekali perubahan yang terjadi selama dua tahun terakhir ini, tidak hanya dalam kehidupan kita bermasyarakat begitu pula bagaimana kita menjalani hidup sehari-hari termasuk dalam urusan bertamasya.
Dan untuk artikel hari ini, aku ingin membagikan beberapa tips & trik cara bepergian selama pandemi yang aku lakukan beberapa bulan yang lalu untuk staycation selama 3 hari 2 malam. Staycation pertamaku sejak dua tahun lalu.

- Find the perfect timing for your staycation
Hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari waktu yang tepat untuk staycation ini. Sebisa mungkin cari waktu ditengah-tengah minggu dan di bulan yang bukan merupakan bulan liburan seperti Januari, Mei-Juli maupun Desember. Penentuan waktu sangat penting karena tujuan staycation untukku adalah untuk me-refresh pikiran dan meninggalkan sejenak rutinitas pekerjaan yang ada. Namun pastinya tetap menjaga keamanan kesehatan juga, oleh karena itu pertengahan minggu merupakan waktu yang menurutku tepat karena di tengah minggu kebanyakan orang masih masuk bekerja. Untuk yang kerja kantoran, jangan lupa atur cuti dengan kantor jauh-jauh hari sebelumnya agar bisa mengatur pekerjaan saat nantinya kita tinggal sejenak.
- Find the nearest location from your home
Lokasi adalah hal terpenting kedua yang akan aku tentukan karena staycation ini bukan seperti staycation beberapa tahun lalu sebelum COVID-19 melanda. Oleh sebab itu aku akan memilih tempat yang tidak jauh dari tempat tinggalku. Luckily, ada pantai yang terletak tidak jauh dari rumahku, mungkin sekitar 1 jam perjalanan dengan mobil pribadi. Bila tidak ada pantai atau pegunungan di sekitar tempat tinggalmu, mungkin kalian bisa mencari penginapan yang nyaman untuk menikmati staycation kalian, yang pasti dapat berganti suasana selama beberapa hari.

- Find the COVID-19 information of your staycation destination
Jangan lupa untuk cek semua informasi tentang COVID-19 pada tempat yang akan kita kunjungi. Cek angka penularan COVID-19, update situasi yang sedang terjadi disana, apakah sedang ada larangan keluar rumah ataukah tidak, penerapan jam malam, dll. Jangan sampai setelah sampai ternyata malah angka penularan COVID-19 di daerah tersebut jauh lebih tinggi daripada tempat tinggal kita.
- Do research throughly for the place you stay
Untuk staycationku Oktober kemarin, aku memutuskan untuk menginap di Hotel, dan kebetulan hotel yang aku tempati baru saja mulai beroperasi sekitar awal 2021. Jadi fasilitas yang ada masih sangat baru dan stafnya pun sangat baik. Hal pertama yang aku pastikan adalah standar protokol kesehatan yang diterapkan di hotel ini, tidak perlu malu atau tidak enakan untuk bertanya sedetail-detailnya tentang hal ini. Dan bila memenuhi standard yang diterapkan oleh pemerintah, maka tidak salah bila kita memilih hotel tersbut.
- Use private vehicle
Salah satu alasanku memilih tempat yang dekat selain karena COVID-19 adalah aku bisa mencapai tempat tersebut dengan kendaraan pribadi. Tujuan penggunaan kendaraan pribadi adalah untuk meminimalisir kontak dengan orang luar. Bila memang tidak memiliki kendaraan pribadi, bisa menggunakan fasilitas GrabCar maupun GoCar, atau juga menyewa mobil untuk beberapa hari kedepan.
